Pengertian Manajemen
Kata Manajemen berasal dari bahasa inggris,
"Manage" yang memiliki arti mengelola/mengurus, mengendalikan,
mengusahakan dan juga memimpin.
"Manajemen adalah sebuah proses dalam rangka untuk mencapai suatu tujuan
organisasi dengan cara bekerja secara bersama sama dengan orang - orang dan
sumber daya yang dimiliki organisasi."
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Manajemen adalah
orang yg mengatur pekerjaan atau kerja sama di antara berbagai kelompok atau
sejumlah orang untuk mencapai sasaran atau orang yg berwenang dan bertanggung
jawab membuat rencana, mengatur, memimpin, dan mengendalikan pelaksanaannya
untuk mencapai sasaran tertentu.
Manajemen menurut para ahli :
Marry Parker Follet : “Manajemen sebagai seni dalam menyelesaikan pekerjaan
melalui orang lain.”
Wilson : " Manajemen adalah sebagai
sebuah rangkaian tindakan yang dilakukan oleh para anggota organisasi dalam
upaya mencapai sasaran organisasi. Proses merupakan suatu rangkaian aktivitas
yang dijalankan dengan sistematis."
Oey Liang Lee : " Arti
Manajemen adalah ilmu dan seni perencanaan, pengorganisasian, penyusunan,
pengarahan serta pengendalian (pengawasan) dari sumber daya perusahaan dalam
upaya mencapai tujuan yang diinginkan."
Koontz and donnel : “Manajemen adalah terlaksananya pekerjaan melalui
orang-orang lain.”
Jadi Dari pengertian Manajemen diatas, masih banyak ahli atau pakar yang lain, dengan susunan kata
kata yang berbeda, namun dapat disimpulkan sebagai berikut :
Manajemen adalah ilmu serta seni dalam menjalankan
aktivitas suatu organisasi.
Aktivitas
tersebut bisa berupa pengorganisasian yang meliputi : Perencanaan - Penyusunan
- Pengusahaan - dan Pengawasan dengan mengerahkan semua sumber daya yang
dimiliki oleh organisasi supaya tujuannya terealisasi.
Contoh kalau dalam sebuah perusahaan, tujuannya adalah LABA, dan pada organisasi pemerintahan tujuannya adalah pemaksimalan layanan publik dll.
Contoh kalau dalam sebuah perusahaan, tujuannya adalah LABA, dan pada organisasi pemerintahan tujuannya adalah pemaksimalan layanan publik dll.
Pengertian Kepemimpinan
Kepemimpinan adalah kemampuan dan keterampilan seseorang yang
menduduki jabatan sebagai pimpinan dalam suatu pekerjaan untuk mempengaruhi
perilaku orang lain, terutama bawahannya supaya berpikir dan bertindak
sedemikian rupa sehingga melalui perilaku positif ini memberikan sumbangan
nyata dalam pencapaian tujuan organisasi.
Kepemimpinan merupakan proses pemimpin mempengaruhi pengikut
untuk menginerpretasikan keadaan (lingkungan organisasi), pemilih tujuan
organisasi, mempertahankan kerjasama dan tim kerja, mengorganisasikan dukungan
dan kerja sama dari luar organisasi.
Menurut para
ahli :
Menurut Prof. Kimbal Young, Pengertian Kepemimpinan adalah
bentuk dominasi didasari kemampuan pribadi yang sanggup mendorong atau mengajak
orang lain untuk melakukan sesuatu, berdasarkan penerimaan oleh kelompoknya dan
memiliki keahlian khusus yang tepat bagi situasi khusus.
Menurut Howard H. Hoyt, Pengertian Kepemimpinan ialah seni untuk mempengaruhi tingkah laku
manusia, kamampuan untuk membimbing orang.
Pengertian Perencanaan
Perencanaan adalah proses yang mendefinisikan tujuan dari
organisasi, membuat strategi digunakan untuk mencapai tujuan dari organisasi,
serta mengembangkan rencana aktivitas kerja organisasi. Perencanaan merupakan
proses-peroses yang penting dari semua fungsi manajemen sebab tanpa perencanaan
(planning) fungsi pengorganisasian, pengontrolan maupun pengarahan tidak
akan dapat berjalan.
Rencana (planning) dapat berupa rencana informal ataupun
rencana formal. Rencana
informal adalah rencana-rencana
yang tak tertulis dan bukan merupakan dari tujuan bersama anggota organisasi.
Sedangkan definisi dari rencana formal adalah rencana yang tertulis yang harus
dilaksanakan oleh organisasi dalam jangka waktu tertentu.
Rencana formal adalah rencana bersama anggota-anggota
korporasi, artinya setiap anggota harus mengetahui serta menjalankan rencana
tersebut. Rencana formal dibuat sbagai untuk mengurangi ambiguitas &
menciptakan kesepahaman mengenai apa yang harus dilakukan.
Macam-macam planning atau perencanaan
Perencanaan/rencana itu merupakan pusat atau inti dari
kegiatan manajemen, dan perencanaan memiliki banyak macamnya, diantaranya
seperti di bawah ini:
Perencanaan jika dilihat berdasarkan jangka waktu berlakunya rencana, bisa di baca di bawah ini:
Perencanaan jika dilihat berdasarkan jangka waktu berlakunya rencana, bisa di baca di bawah ini:
- Rencana
Jangka Panjang (long term planning) adalah perencanaan yang berlaku antara
10 s/d 25 tahunan.
- Rencana
Jangka Menengah (medium range planning) adalah perencanaan yang berlaku di
antara 5 s/d 7 tahunan.
- Rencana
Jangka Pendek (short range planning) adalah perencanaan umumnya berlakunya
hanya untuk sekitar 1 tahun.
Perencanaan jika dilihat dari tingkatannya, bisa di baca
di bawah ini:
- Rencana
Induk (masterplan) adalah sebuah perencanaan yang menitik beratkan
uraian-uraian korporasikebijakan sebuah organisasi. Rencana tersebut
memiliki tujuan-tujuan jangka panjang dan mempunyai ruang lingkup yang
sangat luas.
- Rencana
Operasional (operational planning) adalah sebuah perencanaan yang lebih
menitik beratkan kepada pedoman ataupun petunjuk dalam melaksanakan
program-program.
- Rencana
Harian (day to day planning) adalah perencanaan harian yang sifatnya
rutin.
Perencanaan jika ditinjau berdasarkan dari ruang lingkupnya,
bisa di baca di bawah ini:
- Rencana
Strategis (strategic planning) adalah perencanaan yang berisikan uraian
tentang kebijakan tujuan jangka panjang dan waktu pelaksanaan yang lama.
Model perencanaan ini sangat sulit untuk diubah.
- Rencana
Taktis (tatical planning) adalah rencana yang berisi uraian-uraian yang
sifatnya jangka pendek, mudah menyesuaikan kegiatannya, asalkan tujuannya
tak berubah.
- Rencana
menyeluruh (comprehensive planning) adalah rencana yang memiliki
uraian-uraian secara menyeluruh serta lengkap.
- Rencana
Terintegrasi (integrated planning) adalah rencana yang memiliki uraian-uraian
menyeluruh yang sifatnya terpadu.
Langkah-langkah menyusun perencanaan
1.
Merumuskan
Misi dan Tujuan.
Usaha sistematis formal untuk menggariskan
wujud utama dari perusahaan , sasaran
sasaran, kebijakan kebijakan dan strategi untuk
mencapai sasaran-sasaran dan wujud utama perusahaan yang bersangkutan.
2.
Memahami
Keadaan Saat ini.
Perencanaan menyangkut jangkauan masa depan
dari keputusan-keputusan yang dibuat sekarang, untuk mengenal sistematis
peluang dan ancaman dimasa mendatang. Dengan pilihan langkah-langkah yang tepat
akan lebih menguntungkan perusahaan. Meliputi jangka pendek dan sampai jangka
panjang.
3.
Mempertimbangkan
faktor pendukung dan penghambat tercapainya Tujuan.
Segala kemudahan dan kemungkinan hambatan dalam
usaha mencapai tujuan perlu sedini mungkin diidentifikasi, agar persiapan dapat
dilakukan. Disatu pihak perusahaan dapat meraih kemudahan dan manfaat optimal
dengan kesempatan yang tersedia.
4.
Menyusun
rencana Kegiatan untuk mencapai Tujuan.
Tujuan dapat dicapai dengan beberapa cara,
diantaranya adalah :
1.
Menyusun
berbagai alternatif kebijaksanaan dan tindakan-tindakan yang mungkin dapat
dipilih.
2.
Menilai
dan membandingkan untung rugi setiap alternatif kegiatan kebijakan.
3.
Memilih
dan menetapkan suatu alternatif yang paling cocok dan baik diantara
alternatif-alternatif lain.
Manfaat perencanaan dalam manajemen
Membantu manajemen untuk menyesuaikan diri dengan
perubahan-perubahan lingkungan.
Manajer dapat memahami keseluruhan gambaran operasi lebih
jelas.
Menghemat pemanfaatan sumber daya organisasi.
Membantu manajer menyesuaikan diri dengan perubahan
lingkungan.
Meminimalkan pekerjaan yang tidak pasti.
Jenis perencanaan dalam organisasi
1. perencanaan strategis
Berkaitan dengan tujuan jangka panjang dan strategi dan
tindakan untuk mencapainya. Perencanaan ini merupakan proses dimana eksekutif/
top manajer meramal arah jangka panjang dari suatu etnis dengan menetapkan
target spesifik pada kinerja, dengan mempertimbangkan kondisi internal dan
eksternal untuk melakukan tindakan perencanaan yang dipilih. Perencanaan
strategis juga merupakan suatu hal untuk mrencanakan strategi dalam segala hal.
2. Perencanaan taktis/ taktik
Bagian taktis merupakan proses berkelanjutan yang bertujuan
dalam waktu dekat, merampingkan pengambilan keputusan dan menentukan tindakan.
Bagian ini dilakukan secara sistematik karena merupakan totalitas yang dibentuk
oleh sistem dan subsistem. Teknik ini memungkinkan pengukuran siklus dan
evaluasi sebagai dijalankan yang secara dinamis dan interaktif dilakukan dengan
orang lain. Dan merupakan teknik yang mengkoordinasikan berbagai kegiatan untuk
mencapai tujuan yang diinginkan dari efisiensi.
3. Perencanaan operasional
Perencanaan oprasional ini dilakukan pada karyawan ditingkat
terendah dari organisasi. Membuat perencanaan kecil sebuah organisasi dan
merinci bagaimana tujuan akan dicapai. Bahkan semua titik dasar perencanaan
terjadi ditingkat operasional, yang sangat mempengaruhi dan menentukan ,
bersama dengan hasil taktik.
Referensi:
Ila. 2015. Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli. Diambil
dari: http://pengertianmanajemen.net/pengertian-manajemen-menurut-para-ahli/.
(9 Oktober 2016)
Leavitt, H.J. (1992). Psikologi
Manajemen. Edisi Keempat. Diterjemahkan oleh: Muslichah Zarkasi. Jakarta:
Erlangga.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar